Semua Bibit Unggul Tersedia Di Roda Tani

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com-Berlokasi di Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, tepatnya di lahan kebun contoh milik roda tani, seluas 1 hektar, dilakukannya panen bawang merah dari biji.

Panen bawang ini dihadiri Wakil Bupati Kupang didampingi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab.Kupang, Pandapotan Siallagan, Kepala Bank NTT Cabang Oelamasi, Maria Josefa Dafrosa, Perwira Penghubung Kab.Kupang, Letkol Parade Napitapulu, Pimpinan Roda Tani, Herry Harianto, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Martha Ede,serta perwakilan dari BPP Naibonat, penyuluh pertanian, kelompok tani serta undangan lainnya.

Pimpinan Roda Tani Herry Harianto menyebutkan, tahun ini maupun tahun-tahun berikutnya akan banyak investasi oleh petani di Kecamatan Kupang Timur, yang dikembangkan melalui sektor pertanian.

Sebelumnya di Kupang Barat, hasil pertanian sudah dirasakan besar manfaatnya oleh petani terkait pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan hidup. Dirinya ingin, pertanian lebih berkembang pesat lagi di daerah Kabupaten kupang.

Kali ini, ia memiih Kupang Timur, sebab dilihat dari luas lahan, potensinya sangat besar untuk usaha pertanian. Pemilik toko Roda Tani di Kota Kupang ini juga menekankan, prinsipnya di NTT tidak ada petani yang tidak punya uang. Asalkan mau berusaha dan bangkit.

Sebab menurutnya petani ialah penyanggah tatanan negara Indonesia. Kalau bukan petani, produksi pertanian untuk kebutuhan hidup manusia tidak akan ada.

Roda tani berupaya menjalin kerja sama dengan Pemkab, Cap Panah Merah, Primasid dan Nufarm dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat melalui pertanian dan perkebunan, dengan rubah pola tani tradisional menjadi pertanian industri, dengan cara menerapkan teknologi pertanian yang baik dan benar.

Ia mencontohkan jika dalam setahun, dilakukan 3 kali panen dengan modal 35 juta, dapat meraup keuntungan hingga 300 juta dalam waktu 3 bulan.

“Asalkan ada niat dan tekun. Dengan keuntungan yang diperoleh, ambil sedikit modal untuk hari esok dengan menanam baru, bukan untuk berfoya-foya,”pesannya”.

Herry optimis setiap petani yang ia dampingi, harus berhasil. Mau ditanam produk apapun itu, mau belanja dimanapun, Roda Tani tetap bertanggungjawab untuk mendampingi, secara gratis.Kegiatan panen ini, ada 2 jenis bawang yang dipanen yaitu Lokananta dan Maserati.

Ditambahkan pula Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pandapotan Siallagan bahwa pertanian kali ini lebih diarahkan ke tanaman holtikultura. Jangan biarkan lahan tidak ditanami.

“Tetap semangat, lakukan kerja nyata untuk hasil yang maksimal”sebut Sialagan.

Sementara Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe dalam arahannya memotivasi anak muda untuk mencuri ilmu di Herry Harianto.

“Seorang pengusaha sukses, berlatar belakang pendidikan bukan dari pertanian, tapi ingin memajukan pertanian di daerah Kabupaten Kupang, hanya untuk tujuan, kesejahteraan hidup para petani”Katanya.

Kepada Pimpinan Roda Tani, Jerry Manafe ucapkan terima kasih karena selalu memulai dan mengakhiri dengan hasil nyata. Wabup juga menyayangkan kenapa masih ada lahan kosong diseputaran lokasi panen bawang saat ini.

Ia meminta agar pemilik lahan kosong tersebut, dicatat namanya, agar lahannya bisa dikerjakan secara bersama, kerjasama operasional oleh petani didukung Roda Tani, juga bank NTT.

Terkait teknologi pertanian, dikatakan Wabup Jerry, dalam menghadapi dunia yang makin maju dan modern, pentingnya dilakukan sosialisasi berupa pemaparan kepada petani perihal maksud tersebut, demi menghindari kekeliruan atau penyalahgunaan produk pertanian.

Para penyuluh diminta gencar memberikan motivasi, melakukan pendampingan kepada petani untuk menanam bawang biji yang secara proses, lebih cepat, lebih bagus hasilnya dan pastinya untung.(hms)