Dapat Anggaran Seroja Terbesar, Pemkab Kupang Siap Salurkan Untuk 11.063 KK

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com-Bupati Kupang Korinus Masneno menggelar jumpa pers dengan awak media,Kamis, 13 Jan 2022 dikantor Bupati Kupang dalam rangka menyampaikan alokasi anggaran bantuan stimulan untuk korban badai seroja di Kabupaten Kupang.

Konferensi pers Bupati Kupang didampingi Dandim 1604 Kupang Iqbal Lubis dan Sekretaris Daerah Obet Laha bertujuan menyampaikan pemanfaatan bantuan stimulan perbaikan rumah pada status transisi darurat ke pemulihan akibat bencana badai siklon seroja di Kabupaten Kupang Tahun 2022.

Di hadapan awak media, Bupati jelaskan bahwa bantuan stimulan perbaikan rumah korban bencana badai siklon seroja pada april 2021 tahun lalu di Kabupaten Kupang merupakan salah satu tugas negara dan pemerintah untuk melindungi sekaligus mengupayakan penanganan yang optimal bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bantuan stimulan ini diberikan langsung oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dimana saat ini kita masih berada dalam status transisi darurat ke pemulihan.

“Apapun tujuan dari bantuan stimulan ini adalah untuk memperbaiki kembali rumah korban bencana yang juga tentunya harus sesuai dengan kriteria kerusakan dan kaedah pengurangan risiko bencana”Ungkap Masneno.

Bupati melanjutkan, total dana bantuan stimulan rumah untuk Kabupaten Kupang yang bersumber dari dana siap pakai BNPB sebesar Rp.229.090.000.000.

Dana ini telah ditransfer ke rekening BPBD Kabupaten Kupang berupa rekening pemerintah lainnya (RPL) atau rekening yang merupakan rekening pemerintah yang tidak termasuk dalam rekening penerimaan dan pengeluaran pada tanggal 31 Des 2021 (pukuk 16.00 WITA).

“Dana yang ada nantinya akan disalurkan kepada 11.036 KK yang mengalami kerusakan rumah sesuai hasil verifikasi dan validasi APIP BNPB berdasarkan usulan yang telah kita sampaikan ke BNPB waktu lalu”Tegas Bupati Kupang.

Selain itu Bupati mengungkapkan bahwa Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan tersebut telah di vaksinasi. Ini merupakan korelasi, sistem paket terhadap penanganan kesehatan.

“Caranya sederhana : terapkan “by name by adress” kepada penerima bantuan, sekali jalan mereka difasilitasi untuk vaksin”tukasnya lagi.

Langkah ini diyakini Korinus, selain penyaluran bantuan tepat sasaran, masyarakat juga sehat.

Lanjut, Bupati merincikan tingkat kerusakan rumah yaitu :
1. Rumah rusak berat sebanyak 2.057 unit rumah dengan besaran bantuan per unit sebesar Rp.50.000.000, yang total dana untuk kategori ini sebesar Rp.102.850.000.000.

2. Rumah rusak sedang sebanyak 2.430 rumah dengan besaran bantuan per unit sebesar Rp.25.000.000, yang total dana untuk kategori ini sebesar Rp.60.750.000.000

3.Rumah rusak ringan sebanyak 6.549 rumah dengan besaran bantuan per unit sebesar Rp.10.000.000, yang total dana untuk kategori ini sebesar Rp.65.490.000.000.

Selanjutnya bantuan stimulan ini akan disalurkan dengan berpedoman pada juknis yang ditetapkan Pemerintah Daerah dengan merujuk pada keputusan Kepala BNPB Nomor 27.A Tahun 2021 tentang pedoman penyelenggaraan bantuan stimulan perbaikan rumah korban bencana pada status transisi darurat ke pemulihan.

Adapun materi muatan yang diatur dalam juknis antara lain adalah prinsip dasar, kebijakan, strategi, kriteria penerima bantuan, pengorganisasian, pengawasan dan pertanggungjawaban serta pengendalian bantuan stimulan ini.

Pengaturan yang terdapat dalam juknis nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat penerima bantuan agar semuanya bisa mengerti dan tidak ada yang menafsirkan secara sendiri.

Bupati terangkan semua upaya untuk memberikan penanganan terhadap korban bencana seroja di Kabupaten Kupang, akan kita lakukan secara transparan dan akuntabel.

“Langkah awal yang telah dilakukan adalah dengan melakukan persiapan baik secara administrasi maupun manajemen penyaluran”Pungkas Masneno.

Bupati harapkan, tahapan persiapan ini bisa diselesaikan dalam minggu ini, sehingga pada minggu berikutnya kita bisa masuk pada agenda sosialisasi, yang selanjutnya, dalam kurun waktu akhir bulan ini dan bulan berikutnya proses penyaluran bantuan sudah dapat dilakukan secara serentak di 24 kecamatan yang ada.

“Bagi masyarakat korban bencana, silahkan terlibat aktif bersama perangkat desa/kelurahan. Pedomani juknis yg disampaikan saat sosialisasi sehingga bantuan yang diberikan ini bisa mendatangkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi kita”Terangnya.

Bagi semua anggota tim, silahkan bekerja sesuai fungsi dan perannya. Pedomani semua rujukan yang telah diterjamahkan dalam juknis yang ditetapkan. Bekerjalah se-profesional mungkin. Tanggungjawab sepenuhnya merupakan tanggungjawab kita, untuk bersama mengurangi beban masyarakat akibat bencana.

Dandim 1604/Kupang, Iqbal Lubis memberikan apresiasi atas kerja cepat Bupati Kupang.Dirinya salut atas penanganan bencana dan covid 19 di Kabupaten Kupang, yang menurutnya sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Bupati Kupang untuk rakyatnya.

Konferensi pers oleh Bupati Kupang Korinus Masneno, didampingi Dandim 1604/Kupang, Iqbal Lubis, Sekretaris Daerah Kab.Kupang, Obet Laha, Plt. Asisten I Sekda Kab.Kupang, Rima Salean. Turut hadir Staf Ahli Bidang Administrasi, Pandapotan Siallagan, Kadis Perumahan,Kawasan,Permukiman dan Pertanahan Kab.Kupang, Mateldius Sanam, Kabag Protokol Dan Komunikasi Pimpinan, Martha Para Ede, Kepala RSKK, Beni Selan, Ketua Forum Penanggulangan Resiko Bencana Kab.Kupang, Elvrid Sane, serta undangan lainnya.(kenzo)