Masuk Daftar Desa Binaan, Tim Juri Bank NTT Datangi Kelurahan Maulafa

oleh

Kupang, obor-nusantara.com-Tim Juri Festival Desa Binaan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara atau Bank NTT mengunjungi Kelurahan Maulafa, Kecamatan maulafa, Kota Kupang, sebagai salah satu Kelurahan Binaan Bank NTT, Selasa (2/8/2022).

Seperti diberitakan Katanya com, Lurah Maulafa, Yanto, Sapay dalam kegiatan tersebut menyambut baik kedatangan Tim Juri Festival Desa Binaan dan PAD Bank NTT, yakni Kepala Balai POM Kupang, Tamran Ismail S.Si, MP.
“Kami merasa ini suatu berkat Tuhan dan kami menyambut baik,k arena kita juga berembuk dengan Bank NTT untuk pembuatan galeri Desa Binaan cukup sulit karena tidak disetujui masyarakat jika tempat (rumah Red) mereka dijadikan galeri,” katanya.

Tapi kini kata Yanto, Kelurahan Maulafa sudah memiliki sebuah galeri di rumah salah satu staf Kelurahan Maulafa dengan begitu banyak produk-produk UMKM yang dihasilkan. Produk-produk UMKM itu antara lain makanan ringan, cuka, sayur-sayuran organik,tanaman hias dan kain tenun serta aksesoris.

Selain itu kata Yanto, di Galeri Kelurahan Maulafa ini juga terdapat satu kafe yang masih dalam proses pembangunan yang nantinya di kafe ini akan diramaikan live music pada sore sampai malam hari.

“Untuk itu, saya sebagai Lurah di Kelurahan Maulafa sudah sepatutnya berterima kasih kepada Bank NTT atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Maulafa. Dalam perjalanan ada juga Rumah Musik Siloam yang memberdayakan anak muda yang nantinya akan mengisi acara live music di kafe,” ungkap Yanto.

Ia menambahkan bahwa Kelurahan Maulafa membawahi 33 Rukun Tetangga (RT) yang saat ini data penduduk Kelurahan Maulafa sebanyak 11.663 orang .

“Sebagai informasi di Kelurahan Maulafa terdapat Kepala Keluarga (KK) miskin yang tercatat sejumlah 732 KK dan yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah sebanyak 485 KK,” tambahnya.

Sementara itu Camat Maulafa, Hery Da Costa mengapresiasi Festival Desa Binaan dan PAD Bank NTT yang langsung menyasar ke desa/kelurahan.

Hery Da Costa berjanji pada kegiatan berikut akan melibatkan seluruh masyarakt dari setiap kelurahan di Kecamatan Maulafa ini.

“Dengan kita rajin berusaha sehingga tidak ada kelaparan di NTT mengingat tantangan di tengah isu krisis pangan di dunia saat ini sangat tinggi sekali,” kata Hery Da Costa.

Hery, sebagai Camat Maulafa  berterima kasih kepada Bank NTT, dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa mendapatkan nilai yang baik bisa ditularkan ke kelurahan-kelurahan lain dan masyarakatnya bisa mencuri ilmu yang sudah dikembangkan di Kecamatan Maulafa.

“Sehingga masyarakat-masyarakat yang berada di pinggiran wilayah administrasi Kecamatan Maulafa bisa hidup di atas rata-rata masyarakat ekonomi kurang menguntungkan di Kota Kupang.

Ada lima aspek yang dinilai oleh juri Festival Desa Binaan dan PAD Bank NTT yaitu aspek kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi dan lingkungan dengan indeks nilai masing-masing,” tutup Hery.(humasbankntt)