Dukung Program Sorgum Di Sumba Timur, Satker ATAB NTT Bangun 10 Sumur Bor

oleh

Kupang, obor-nusantara.com-Program penanaman sorgum yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mulai dikembangkan oleh masyarkat Sumba Timur Khususnya di wilayah Laipori dan Petawang dengan target lahan mencapai 100 hektar. Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Pusat melalui Satuan Kerja (Satker) Air Tanah dan Air Baku, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara dua (BWS-NT2) Kupang telah membangun 10 sumur bor di daerah tersebut.

“sepuluh sumur bor itu tengah dalam proses pembanguan dan dipastikan akhir bulan Desember 2022 ini semuanya sudah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan oleh Petani setempat terutama bagi petani yang telah mengolah lahan dan tinggal ditanami saja.”ujar Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Air Tanah dan Air Baku (ATAB) Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara dua (BWS-NT2) Kupang Nahason Hariandja saat ditemui pada rabu, (16/11/2022) di Kupang.

Menurutnya, proses pekerjaan Sumur bor yang tengah dibangun di Sumba Timur dalam rangka mendukung program Sorgum itu baru bisa dilakukan setelah Anggaran melalui DIPA perubahan diterima pada akhir bulan oktober 2022 lalu.

“kita baru terima Dipa Perubahan pada pertengahan bulan Oktober lalu dan langsung kerja sehingga target kita semua selesai di Bulan Desember nanti sesuai dengan anggaran yang disediakan  Pemerintah Pusat.”katanya.

Dikatakan, kesepuluh sumur bor yang dibangun tersebut tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Sumba Timur dengan sasaran lokasi atau lahan pertanian yang tengah diolah oleh masyarakat untuk ditanami tanaman  sorgum.

“semua sumur bor tersebar di lokasi Laipori 4 titik, Petawang 4 titik dan Karangu 2 titik dan kita pastikan air sudah sangat tersedia sekarang tinggal bagaimana masyarakat petani menggunakannya.”jelas Nahason.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat saat ini tengah gencar mengembangkan program tanaman sorgum di Kabupaten Sumba Timur. Pada tahap awal Pemerintah menargetkan akan menanam sekitar 100 hektare lahan sorgum dari target 300 hektar.

Dari lahan seluas 100 hektar tersebut, sekitar 54 hektarnya telah diolah dan siap untuk ditanami tanaman sorgum.(wr/red).