Lahan Siap, Petani Sumba Timur Kekurangan Bibit Sorgum

oleh

Waingapu, obor-nusantara.com-Puluhan petani disejumlah Desa di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur mengaku kini mengalami kesulitan bibit sorgum setelah kahan mereka dibantu Balai WilayaH Sungai NT2 Kupang untuk mengolah menggunakan tracktor dan kini tinggal ditanami sorgum.

Sayangnya lahan yang sudah siap ditanam sejak satu bulan lalu ini kini masih dibiarkan kosong akibat bibit sorgum yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sumba Timut Hingga kini belum kunjung tiba.

“sekarang lahan sudah kita bajak semua tetapi mana bibit sorgum yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sumba  Timur, jangankan bibit, penyuluh atau pendamping dari Dinas saja tidak pernah turun lapangan, ini kalau bibit tidak ad akita mau tanam apa di ini lahan.”ungkap Ketua Kelompok Tani Desa Palakahambi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur Loduweyk D. Lulu saat dihubungi media ini pada Sabtu, (19/11/2022).

Menurutnya, masyarakat petani di 2 Desa yakni Kambaniru dan Palakahambi sangat antusias untuk mendukung program pemerintah Pusat untuk menanam sorgum, namun kini dihadapkan pada masalah bibit.

“sekarang kami siap dan dukung program pemerintah untuk tanam sorgum, mau tanam bagaimana kalau tidak ada bibit”.katanya.

Dikatakan, saat ini ada beredar bibit sorgum dari pemerintah kepada petani namun tidak dapat diterima petani akibat kurang berkualitas atau masa tanam hingga panen mencapai 6 bulan.

“kita tidak mau bibit yang sekarang dibagi Pemerintah Kabuten Sumba Timur karena sangat tidak berkualitas, kami minta bibit yang dari PT. Sorgum Indonesia yang masa panennya hanya 3 bulan.”ungkap Dody.

Menanggapi keluhan masyarakat petani tersebut, Pelaksana Tugas, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur Nicolas Pandarangga Mengatakan, Pihaknya terus berupaya untuk berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Provinsi NTT untuk masalah bibit.

“kita terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi karena bibit sorgum dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Provinsi, mudah-mudahan minggu depan ini pemenuhan bibit sorgum sudah bisa di distribusi ke petani.”katanya.

Dijelaskan, saat ini Dinas pertanian Kabupaten Sumba Timur tengah menanti 1500 kilo gram bibit sorgum dari Dinas Pertanian Provinsi NTT.

Sementara itu, Direktur Utama Sekaligus Presiden Direktur PT. Sorgum Indonesia Grup (PT.SIG) H. Muhd Hendry Sultan Caniago, saat menghubungi media melalui saluran WhatsApp dari Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu, (05/11/2022) menegaskan,   bersedia membantu masyarakat petani sorgum jika ada Kejelasan Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dengan Perusahaan yang berlabel Sorgum resmi itu.

Untuk tahap uji coba di Wilayah Sumba Timur Khususnya di lokasi Demplot Laipori dan Petawang, Perusahaan telah menyiapkan sedikitnya bibit Sorgum untuk 30 hektar, dari jumlah tersebut, saat ini sedikitnya sudah sekitar 10 hektare lebih telah ditanam dan sudah mulai tumbuh subur.

“perusahaan saya sangat siap untuk menyiapkan pupuk yang berkualitas bagi seluruh petani, jika ada kejelasan dari Kerja Sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Sampai saat ini saja Pemerintah Kabupaten tidak ada sama sekali komunikasi dengan Perusahaan Saya, sementara mulai dari Pengolahan lahan, Bibit dan lainnya termasuk Tenaga Pendampingan dari Perusahaan kami, tetapi mana ada perhatian dari Pemerintah Daerah malah BIbit untuk Demplot lahan uji coba diambil dari perusahaan lain dan kini mendapat penolakan dari petani sorgum Sumba Timur.”ungkapnya.(wr/red).