Pekerjaan Jalan Long Segmen di  Di Rote Sabu Tahun 2022 Tuntas 100 Persen  

oleh

Kupang, obornusantara.com-Penanganan jalan dengan program long segmen oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) sepuluh NTT di wilayah Kabupaten Rote dan sabu hingga akhir bulan Nopember 2022  kini telah selesai seratus persen (100%) dikerjakan. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik telah diaspal oleh kontraktor pelaksana.

“aspal yang rusak sudah kita tangani semuanya baik yang di ruas Papela-pante baru-kota Ba’a termasuk ruas jalan Bolowow-Seba-Mesara.”ujar Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah satu, BPJN NTT melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Audrian Ramanta Herdy saat ditemui di Kupang pada Jumat, 25/11/2022.

Menurutnya, untuk ruas long segmen ruas jalan Bolow-Seba- Mesara sesuai dengan kontrak yang  ada, untuk menangani jalan sepanjang 11 koma 64 kilo meter dengan dan terkontrak sebesar Rp 6.110.611.000 dengan masa pelaksanaan fisik selama 355 hari kalender dan akan berakhir pada 31 desember mendatang.

“target per output yang kita lakukan adalah, untuk rutin kondisi sepanjang 11,64 kilo meter, Penunjang atau Holding 2, 57 kili meter, Preventif 6, 87 kilo meter dan rehab jembatan sepanjang 100,5 meter. Dengan kondisi fisik saat ini telah mencapai 95 persen.”katanya.

Selain  long segmen di pulau Sabu, Pemerintah juga menangani Ruas jalan Negara di Pulau Sabu dengan program Long segmen yani di ruas    papela-Pante Baru-Ba’a  pulau Rote dengan nilai kontrak sebesar  Rp. 5,637.124.000 untuk penanganan jalan dan rehab jembatan yang kini fisiknya juga telah mencapai 95 persen.

“untuk ruas ini target per Outputnya adalah, Rutin Kondisi sepanjang 18,99 kilo meter, penunjang 12,31 kilo meter, preventif 2,15 dan rehab jembatan 58.30 meter.”ujuarnya.

Sementara itu, terkait lanjutan pembangunan jalan lingkar pulau semau yang telah diprogramkan oleh Balai Jalan Nasional Kupang, menurut Rian, sampai dengan saat ini informasi lanjutan pembangunan jalan Lingkar Pulau Semau, Kabupaten Kupang belum diakomodir alam Dana APBN 2022 dan 2023.

“soal lingkar pulau semua sampai saat ini belum ada lanjutan, memang sudah di usulkan ke Pusat tetapi belum ada alokasimnya.”jelas Rian.(wr/red).